Monday, 3 August 2020

Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat

Operasi hitung campuran bilangan bulat adalah operasi hitung yang melibatkan beberapa operasi hitung bilangan seakligus dalam sebuah soal matematika. Seperti diketahui beberapa operasi hitung dalam matematika antara lain perkalian, pembagian,  penjumlahan, dan pengurangan.

Beberapa hal yang perlu diperhatkan pada saat kita mengerjakan operasi hitung campuran bilangan bulat adalah : pertama, operasi penjumlahan dan pengurangan sama kuat. Kedua, operasi perkalian dan pembagian sama kuat, dan ketiga operasi perkalian dan pembagian lebih kuat dibandingkan operasi penjumlahan atau pengurangan.

Artinya jika dalam soal operasi hitung campuran, maka yang perlu kita perhatikan adalah urutan pengerjaannya, yaitu : kerjakan terlebih dahulu operasi yang ada dalam tanda kurung (jika ada), perkalian dan pembagian dan terakhir yaitu penjumlahan dan pengurangan. Dengan kata lain dalam proses pengerjaan hitung campuran bilangan bulat dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
  1. Jika dalam soal hanya ada perkalian dan pembagian, yang di depan dikerjakan lebih dahulu. Demikian pula untuk penjumlahan dan pengurangan. ( Intinya jika derajatnya sama maka dikerjakan dari sebelah kiri, untuk pembagian derajatnya sama dengan perkalian dan untuk penjumlahan derajatnya sama dengan pengurangan). 
  2. Jika dalam soal terdapat penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian sekaligus, perkalian atau pembagian dikerjakan lebih dahulu. Selanjutnya, dikerjakan penjumlahan atau pengurangan.(Intinya perkalian dan pembagian derajat hitungnya lebih tinggi dibandingkan pengurangan dan penjumlahan, maka yang dikerjakan yang perkalian atau pembagiannya dulu dan utuk mempermudah maka yang perkalian dan pembagian dikasih tanda kurung) 
  3. Jika dalam soal terdapat tanda kurung, operasi hitung yang ada di dalam tanda kurung harus dikerjakan lebih dahulu meskipun yang di dalam kurung adalah pengurangan atau penjumlahan. 

Perhatikan gambar di bawah ini.
Hitung Campuran
Contoh Soal :
Diketahui suhu udara pagi di puncak sebuah gunung adalah –8˚C. Semakin siang, suhu udara di puncak gunung tersebut naik 5˚C setiap jam. Berapa derajat suhu udara tersebut setelah 4 jam?
Jawab:
Diketahui: Suhu udara mula-mula –8˚C.
Setiap jam, suhu naik 5˚C.
Ditanyakan: Suhu udara setelah 4 jam.

Pengerjaan:
Kalimat matematika dari soal tersebut adalah sebagai berikut:
–8 + 4 × 5 = –8 + (4 × 5) = –8 + 20 = 12
Jadi, suhu udara di puncak gunung setelah 4 jam adalah 12˚C.

Cara menyelesaikan soal cerita tentang operasi hitung  campuran bilangan bulat diantaranya sebagai berikut :
  1. Baca dengan seksama dan berulang kali sehingga kalimat perintah/pertanyaan benar-benar dipahami. Operasi Hitung Penjumlahan,biasanya pada soal cerita yang memuat kata/kalimat dibelikan/membeli lagi, diberi, ditambah, dan kata-kata sejenisnya. Operasi Hitung 
  2. Pengurangan biasanya terdapat pada soal cerita dalam bentuk kata diberikan, dikurangi, dimakan, pecah, hilang, dan kata-kata sejenisnya. Pembagian biasanya terdapat pada soal cerita dalam kata/kalimat dibagikan, dibagikan sama banyak, dimasukkan sama banyak, dan kata/kalimat sejenisnya. Perkalian biasanya ada pada soal cerita dalam kata/kalimat setiap, masing-masing berisi, dan kata-kata sejenisnya.
  3. Setelah paham tentang pertanyaan yang ada pada soal cerita, maka tulislah soal cerita tersebut ke dalam bentuk soal/kalimat matematika.
  4. Kerjakan sesuai ketentuan pengerjaan operasi hitung campuran.
Soal Latihan :
No.SoalPembahasan
1.Hari ini Bu Nunung bisa menjual 25 kg gula pasir. Setiap 1 kg harganya Rp6.000,00. Untuk menambah persediaan, Bu Nunung membeli lagi gula dari pedagang lain sebanyak 10 kg dengan harga Rp5.800,00 per kg dan dibayar tunai. Jika kamu menjadi Bu Nunung, berapakah sisa uang dari hasil penjualan dan pembelian gula hari ini?Kalimat matematika :
25 x Rp6.000 - 10 x Rp5.800
Urutan pengerjaan hitung :
Perkalian dan pngurangan
= Rp150.000 - Rp58.000
= Rp92.000
2.Bu Rosa membeli 150 kantong beras. Setiap kantong berisi 5 kg beras. Sebanyak 15 kg diberikan kepada nenek. Beras yang masih tersisa dibagikan kepada 49 tetangga di sekitarnya. Jika kamu menjadi Bu Rosa, berapa kg beras yang akan kamu bagikan kepada masing-masing tetangga?Kalimat matematika :
(150 x 5 - 15) : 49
Urutan pengerjaan hitung :
Dalam kurung (perkalian dan pengurangan) dan pembagian
= (750 - 15) : 49
= 735 : 49
= 15
3.Seorang agen minyak tanah mendapat jatah minyak dari Pertamina sebanyak 750 liter setiap minggu. Oleh karena kelangkaan bahan bakar minyak, jatah untuk agen dikurangi 150 liter. Oleh agen, minyak tanah tersebut dibagikan kepada 15 pelanggannya
sama rata. Jika kamu menjadi salah satu pelanggan, berapa liter minyak tanah yang kamu terima?
Kalimat matematika :
(750 - 150) : 15
Urutan pengerjaan hitung :
Dalam kurung, pembagian
= 600 : 15
= 40
4.Pak Made membeli 10.000 batu bata dan 45 sak semen untuk membangun rumahnya. Harga 1.000 batu bata Rp310.000,00 dan 1 sak semen Rp34.000,00. Jika kamu menjadi Pak Made, berapa harga batu bata dan semen yang harus dibayar seluruhnya?Kalimat matematika :
10.000 x 310 + 45 x 34.000
Urutan pengerjaan hitung :
Perkalian, penjumlahan
= 3.100.000 + 1.530.000
= 4.630.000

5Chandra membeli sepatu seharga Rp85.000,00 dan dua pasang kaos kaki. Sepasang kaos kaki seharga Rp8.500,00. Chandra membayar dengan uang Rp150.000,00. Jika kamu menjadi kasir, berapa uang kembalian Chandra?Kalimat matematika
150.000 - (85.000 + 2 x 8.500)
Urutan pengerjaan hitung
Dalam kurung (perkalian, penjumlahan) , pengurangan
=150.000 - 102.000
= 48.000
6.Seekor siput berada di dasar sumur kering sedalam 6 m. Setiap hari, siput tersebut bergerak naik sejauh 120 cm. Akan tetapi, tergelincir turun sejauh 50 cm. Setelah berapa hari siput dapat naik ke permukaan sumur?Kalimat matematika
(-600 + (-50)) : 120
Urutan pengerjaan hitung
Dalam kurung , pembagian
= -650 : 120
= 5,4 hari
7.Dalam sebuah ujian, ditetapkan setiap jawaban yang benar diberi nilai 4. Setiap jawaban yang salah diberi nilai –1. Jika tidak dijawab diberi nilai 0. Dari 50 soal, Ani dapat mengerjakan 40 soal. Adapun 10 soal lainnya tidak dikerjakan. Setelah diperiksa, jawaban Ani yang benar ada 25 soal. Berapakah nilai yang diperoleh Ani?Kalimat matematika
25 x 4 + 15 x (-1)
Urutan pengerjaan hitung
Perkalian, penjumlahan
= 100 + (-15)
= 100-15
= 85
8.Diketahui suhu udara di sebuah ruangan adalah –5˚C. Suhu udara di ruangan tersebut naik 2˚C setiap jam. Berapa derajat suhu di ruangan tersebut setelah 3 jam?Kalimat matematika
-5 + 3 x 2
Urutan pengerjaan hitung
Perkalian, penjumlahan
= -5 + 6
= 1
9.Suhu udara di kota Tokyo pada siang hari adalah 15˚C. Semakin sore, suhu udara turun 6˚C setiap jam. Berapa derajat suhu udara tersebut 3 jam kemudian?Kalimat matematika
15˚ + 3 x (-6˚)
Urutan pengerjaan hitung
Perkalian, penjumlahan
= 15 +  (-18)
= -3˚
10.Hari ini Bu Salma memanen buah mangga sebanyak 24 keranjang. Setiap keranjang berisi 18 buah mangga. Sebanyak 13 keranjang dijual ke Pak Trisno, sisanya akan dijual ke pasar. Banyak buah mangga yang akan dijual di pasar adalah ... buah.Kalimat matematika
24 x 18 - 13 x 18
Urutan pengerjaan hitung
Perkalian, pengurangan
= 432 - 234
= 198

latihan soal ulangan atau penilaian Matematika kelas 6 materi pokok operasi hitung bilangan bulat

 latihan soal ulangan atau penilaian Matematika kelas 6 materi pokok operasi hitung bilangan bulat.

Matematika Kurikulum 2013 kelas 6 SD/MI menjadi mata pelajaran yang berdiri sendiri terpisah dengan pembelajaran tematik. Salah satu materi pokok yang dipelajari pada mata pelajaran Matematika kelas 6 SD/MI semester 1 adalah bilangan bulat dan operasi hitung bilangan bulat. Ini sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD) Matematika kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013 yaitu:

3.1. Menjelaskan bilangan bulat negatif (termasuk menggunakan garis bilangan)
3.2. Menjelaskan dan melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian yang melibatkan bilangan bulat negatif

Materi Bilangan Bulat dan Operasi Hitung Bilangan Bulat Kelas 6


SUBBAB 1 MENGENAL BILANGAN BULAT

A. Mengenal Bilangan Bulat
B. Membaca Bilangan Bulat
C. Menulis Bilangan Bulat
D. Letak Bilangan Bulat pada Garis Bilangan
E. Melengkapi Garis Bilangan
F. Membandingkan Bilangan Bulat
G. Mengurutkan Bilangan Bulat
H. Menentukan Lawan Suatu Bilangan Bulat

SUBBAB 2 PENGGUNAAN BILANGAN BULAT

A. Penggunaan Bilangan Bulat dalam Kehidupan Sehari-hari
B. Penerapan Bilangan Bulat pada Alat-Alat di Sekitar Kita

BAB 2 OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT

SUBBAB 1 PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT

A. Penjumlahan Dua Bilangan Bulat Positif
B. Penjumlahan Dua Bilangan Bulat Negatif
C. Penjumlahan Bilangan Bulat Positif dengan Bilangan Bulat Negatif
D. Penjumlahan Bilangan Bulat Negatif dengan Bilangan Bulat Positif
E. Menyelesaikan Masalah Penjumlahan Bilangan Bulat

SUBBAB 2 PENGURANGAN BILANGAN BULAT 

A. Pengurangan Dua Bilangan Bulat Positif
B. Pengurangan Dua Bilangan Bulat Negatif
C. Pengurangan Bilangan Bulat Positif dengan Bilangan Bulat Negatif
D. Pengurangan Bilangan Bulat Negatif dengan Bilangan Bulat Positif
E. Menyelesaikan Masalah Pengurangan Bilangan Bulat

SUBBAB 3 PERKALIAN BILANGAN BULAT

A. Perkalian Dua Bilangan Bulat Positif
B. Perkalian Dua Bilangan Bulat Negatif
C. Perkalian Bilangan Bulat Positif dengan Bilangan Bulat Negatif
D. Perkalian Bilangan Bulat Negatif dengan Bilangan Bulat Positif
E. Menyelesaikan Masalah Perkalian Bilangan Bulat

SUBBAB 4 PEMBAGIAN BILANGAN BULAT

A. Pembagian Dua Bilangan Bulat Positif
B. Pembagian Dua Bilangan Bulat Negatif
C. Pembagian Bilangan Bulat Positif dengan Bilangan Bulat Negatif
D. Pembagian Bilangan Bulat Negatif dengan Bilangan Bulat Positif
E. Menyelesaikan Masalah Pembagian Bilangan Bulat

Soal Operasi Hitung Bilangan Bulat Matematika Kelas 6


A. Isilah dengan jawaban yang tepat!

1. Tujuh langkah ke kanan dari titik 2 pada garis bilangan adalah titik ....

2. Empat langkah ke kiri dari titik 3 pada garis bilangan adalah titik ....

3. Seorang anak berenang di kedalaman 2 meter. Penulisan yang benar dari posisi anak tersebut menggunakan bilangan negatif adalah ....

4. Antara bilangan -5 dan 1 yang lebih besar dari -2 adalah ....

5. -27... 17
Tanda pembanding yang tepat adalah ….

6. 27;-27: 25; -19; -12; 9.
Urutan bilangan di atas dari yang terkecil adalah ....

7. 5, -6, 7,-2, 0, 3, 4.
Urutan bilangan di atas dari yang terbesar adalah....

8. Hasil dari -8 + (-12) = ....

9. Diketahui a = -15, b = 8, dan c = -7. Jika dimasukkan dalam hitungan (a + b) - (-c) akan menghasilkan ….

10. Hasil dari 10 + (-5) senilai dengan -12 +n. Bilangan yang tepat untuk mengganti n adalah ... .

11. -3 – 81 : (-3) + 17 = ....

12. Hasil dari (9 - 13) + (-7) -(-15) adalah ….

13. Jumlah dua bilangan bulat adalah -28. Jika bilangan pertama -33, bilangan kedua adalah ....

14. Suhu udara di sebuah puncak gunung pada pagi hari adalah 11° C. Pada siang hari, suhunya naik 15° C. Suhu pada siang hari adalah ....

15. Suhu terendah dan tertinggi di Benua Australia berturut-turut adalah sekitar -22° C dan 50° C. Selisih suhu tertinggi dan terendah di Benua Australia adalah ….

16. Suhu siang hari di London pada musim dingin dapat mencapai -12° C. Suhu terdingin pada musim penghujan di Jakarta adalah 18° C Perbedaan suhu di kedua kota tersebut adalah ....

17. Pada sebuah garis bilangan, Dina meletakkan biji kacang hijau pada angka -11, sedangkan Iwan meletakkan biji kacang hijau pada angka 9. Jarak kedua biji kacang hijau mereka adalah ....

18. Seorang pemanjat tebing turun dari ketinggian 500 meter dengan cara melompat menggunakan tali. Sekali lompatan, pendaki itu mampu turun 5 meter. Jarak pemanjat dengan permukaan tanah setelah 35 kali lompatan adalah ... meter.

19. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
(a) suhu ruangan dinaikkan
(b) suhu ruangan diturunkan
(c) suhu ruangan distabilkan
(d) suhu ruangan disesuaikan

Ima berada di sebuah ruangan ber-AC dengan suhu 18° C. Karena kedinginan, ia mengubah suhu AC menjadi 25° C. Pernyataan yang sesuai dengan tindakan Ima adalah ....

20. Suhu daging saat dimasukkan ke dalam lemari pendingin adalah 24° C. Setelah beberapa jam, terjadi penurunan suhu daging sebesar 30° C. Suhu daging dalam lemari pendingin tersebut sekarang adalah ….

B. Kerjakan Soal-Soal Berikut Ini!

21. Gambarkan garis bilangan yang menunjukkan operasi hitung -8-(-5) =-3!

22. Seorang pengunjung menaiki lift dari tempat parkir. Tempat parkir itu berada 3 lantai di bawah lantai 1. Jika pengunjung tersebut naik 5 lantai, di lantai berapakah pengunjung keluar lift?

23. Sebuah kapal selam berada di kedalaman 25 meter di bawah permukaan laut. Sekitar 9 meter tepat di atas kapal selam, terdapat paus sedang berenang. Pada kedalaman berapakah paus tersebut berada?

24. Sebuah helikopter berada 750 meter di atas permukaan laut. Sementara itu, ada sebuah kapal selam tepat di bawahnya pada kedalaman 500 meter di bawah permukaan air laut. Berapa jarak antara helikopter dan kapal selam?

25. Suhu udara di Puncak Jayawijaya saat siang hari adalah -7° C. Menjelang malam, suhunya turun 2 setiap jam. Berapa derajat suhu udara di Puncak Jayawijaya setelah 7 jam?

26. Suhu terendah di Italia yang pernah tercatat sekitar -4° C Suhu terendah di Swedia lebih rendah 4° C dari Italia. Di Australia, suhu terendahnya lebih tinggi 13° C dari Italia. Tentukan selisih suhu terendah di Swedia dan Australia!

27. Seorang penggali sumur berada pada kedalaman 25 meter. la meminta rekannya yang berada di permukaan tanah untuk menurunkan tali timba sepanjang 18 meter. Berapa meter jarak penggali sumur dengan ujung tali timba?

28. Pada sebuah ujian terdapat 30 soal pilihan ganda. Soal yang benar diberi nilai +4, salah diberi nilai -2, dan tidak dijawab diberi nilai 0. Jika Siska dapat menjawab dengan benar 2 soal dan soal yang tidak dijawab sebanyak 2 soal, tentukan nilai yang diperoleh Siska!

29. Suhu daging saat dikeluarkan dari lemari pendingin adalah -20° C. Saat dimasak, suhunya naik 112° C. Beberapa saat kemudian, ketika dihidangkan suhunya turun 50° C. Tentukan suhu daging tersebut saat dihidangkan!

30. Pada sebuah papan garis bilangan, seekor semut berada pada titik -15 menghadap titik 0, sedangkan seekor belalang berada pada titik 20 juga menghadap titik 0. Lalu secara bersamaan, mereka bergerak maju. Semut berhenti setelah 7 titik, sedangkan belalang berhenti setelah 4 titik. Berapa titik jarak kedua hewan tersebut sekarang?

Download Soal Operasi Hitung Bilangan Bulat Matematika Kelas 6


Bagi Anda yang ingin memiliki file soal ulangan atau penilaian Matematika kelas 6 materi pokok operasi hitung bilangan bulat dapat Anda download melalui link berikut ini:

Soal Operasi Hitung Bilangan Bulat Kelas 6

Karakter mata pelajaran Matematika setelah memahami konsep adalah banyak berlatih soal. Semoga soal latihan operasi hitung campuran bilangan bulat untuk kelas 6 di atas dapat menambah bank soal yang Anda miliki. Jenis soal matematika kelas 6 tersebut adalah isian singkat dan uraian yang berjumlah 30.

Soal matematika materi pokok bilangan bulat KD 3.1 dan KD 3.2 kelas 6 SD/MI di atas juga terdapat soal tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS). Untuk dapat menyelesaikan soal operasi hitung bilangan bulat dengan menerapkan berpikir tingkat tinggi, memerlukan proses berpikiri secara kritis, logis, nalar dan kreatif, tidak lagi sekedar ingatan.

Kunci Jawaban SD Kelas 1-3: Belajar di Masa Pandemi Corona

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI memutuskan hari pertama masuk sekolah, pada Senin 13 Juli 2020. Termasuk juga program Belajar dari Rumah TVRI atau BdR TVRI.


Siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 1-3 dan sederajat akan mendapatkan materi belajar tentang hari pertama sekolah pada pukul 08.30-09.00 WIB.

Ada empat soal yang diberikan dalam materi Hari Pertama Sekolah untuk siswa SD kelas 1-3. Sebelumnya, siswa terlebih dahulu harus menyaksikan materi video New Normal atau adaptasi kebiasaan baru dari Bobo.


1. Mengapa kita harus belajar di rumah?

Jawaban: Karena saat ini masih pandemi virus corona (Covid-19). Belajar di rumah merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

2. Apa saja yang harus kita lakukan di masa new normal atau adaptasi kebiasaan baru?

Jawaban:

- Gunakan masker jika keluar rumah untuk kepentingan mendesak.

- Selalu menjaga kebersihan seperti rajin mencuci tangan. Pakai hand sanitizer jika tidak ada wastafel cuci tangan.

- Selalu menjaga jarak dan menghindari kerumunan orang bayak.

- Segera mandi dan ganti baju setelah bepergian.

- Meningkatkan daya tahan tubuh dengan berolahraga dan istirahat yang cukup.

- Mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin.

3. Mengapa pemakaian masker itu penting?

Jawaban: Memakai masker itu penting agar dapat menghindari masuknya virus corona melalui lubang hidung atau mulut. Saat ada orang lain bersin atau batuk, virus tidak jatuh mengenai orang lain.

4. Peragakan cara berkenalan dengan teman baru bersama orangtua atau keluargamu dengan memperhatikan kebiasaan baru.

Jawaban:

- Selalu menggunakan masker

- Perkenalkan diri tanpa bersalaman atau melakukan salam namaste dengan menangkupkan kedua telapak tangan di dada dan menganggukkan kepala.

- Ingat untuk tetap menjaga jarak sejauh 1-2 meter.

“Halo, nama saya Adinda. Saya lahir di Surabaya, 15 Februari 2013. Sekarang saya tinggal di Jalan Surabaya nomor 12. Ayah saya sehari-hari bekerja sebagai dokter, sedangkan ibu saya di rumah menjaga adik. Saya senang belajar dan menggambar. Saya punya cita-cita menjadi dokter seperti ayah saya.”

* Kunci Jawaban ini sebagai panduan orangtua saat mendampingi proses belajar di rumah dan mengoreksi jawaban anak.

Jadwal Kelas "Online" Rumah Belajar Kemendikbud 3 April: SD Hingga SMA

Di pekan ketiga pembelajaran jarak jauh, Sapa Duta Rumah Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) membuka kelas daring (online) sebagai salah satu metode belajar daring yang lebih interaktif antara siswa dan guru. Sesi kelas daring tersebut diadakan setiap hari, menjadi pilihan bagi murid untuk belajar sesuai kurikulum maupun kompetensi yang ingin dicapai. Sekaligus membantu orangtua memilihkan kegiatan yang bermakna bagi anak-anak selama belajar di rumah. Pembelajaran daring interaktif dilakukan melalui konferensi video bersama guru-guru Duta Rumah Belajar dari seluruh provinsi di Indonesia, yang diselenggarakan untuk mendampingi siswa-siswi belajar dari rumah selama masa pandemik Covid-19.


Hari ini, Jumat (3/4/2020), disajikan berbagai materi dari tingkat SLB, SD, SMP, SMA, dan SMK. Berikut jadwalnya: 
Jadwal SLB 
07.30 - 09.00 SDLB-D Tunadaksa Tematik (guru Isrumella)
 09.00 - 10.30 SDLB-C Kelas 5 Tematik (guru Sri Kurniawati) 
10.30 - 11.30 SMPLB-C Tematik (guru Eem Ruhaemi) 

Jadwal SD 
07.30 - 09.00 Kelas 4 (guru Nur Ernawati) 
09.00 - 10.30 Kelas 5 (guru Rufina Sekunda) 
10.30 - 11.30 Kelas 6 (guru Ilfa)

Jadwal SMP 

07.30 - 09.30 Kelas 7 Bahasa Inggris (guru Atiko) 
09.00 - 10.30 Kelas 8 PPKN (guru Hamdani) 
10.30 - 11.30 Kelas 9 IPA (guru Kelik Yan Pradana) 

Jadwal SMA 

07.30 - 09.00 Kelas 10 Fisika (guru Nursyamsi) 
09.00 - 10.30 Kelas 10 Bahasa Inggris (guru Komang Budiadnya)
 10.30 - 11.30 Kelas 11 PAI dan Budi Pekerti (guru Sukani) 

Jadwal SMK 
07.30 - 09.00 Kelas 10 Simulasi & Komunikasi Digital (guru Luh Eka Yanthi)
 09.00 - 10.30 Kelas 10 Matematika (guru Rachmad Effendi) 
10.30 - 11.30 Kelas 11 PPKN (guru Hartina) 

Kelas daring dapat diakses melalui situs https://belajar.kemdikbud.go.id/sapadrb/ Kelas online lainnya Selain Rumah Belajar Kemendikbud, sejumlah portal edukasi juga membuka kelas daring, salah satunya Sekolahmu. ,

Berikut jadwal kelas daring Sekolahmu untuk hari ini, 
Jumat Jumat (3/4/2020): 

Jadwal PAUD 
09.30 - 10.00 So I Think You Can Dance (guru Anastasia) 
UN Ini Jadwal 7 SMP

 10.30 - 11.00 Language Art: Membuat Scrapbook dari Bahan Bekas (guru Irma Nurul Fatima) 

Jadwal TK B 10.30 - 11.00 Cerita Fabel: Aku Menyayangimu Sahabatku (guru Anastasia Sita dan Dian Kartika)

 Jadwal 3 SD 10.30 - 11.00 Sains: Wujud Benda (guru Fitriani R.D dan Annisa Rachma) Kelas daring dapat diakses melalui https://www.sekolah.mu/tanpabatas/

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadwal Kelas "Online" Rumah Belajar Kemendikbud 3 April: SD Hingga SMA", Klik untuk baca: https://edukasi.kompas.com/read/2020/04/03/073050771/jadwal-kelas-online-rumah-belajar-kemendikbud-3-april-sd-hingga-sma?page=all.
Penulis : Ayunda Pininta Kasih
Editor : Ayunda Pininta Kasih

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Suka Duka Belajar Online saat Pandemi Corona


Pandemi Corona atau coronavirus disease 2019 (covid 19) memberikan banyak pelajaran berharga dalam setiap sendi kehidupan. Sebagian besar karyawan melaksanakan work from home (WFH) dan para siswa juga “memindahkan’ kegiatan belajar di rumah, secara online. Ini semua sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi dampak penyebaran virus corona. Dan seperti yang telah ditetapkan, kegiatan belajar dari rumah ini pun masih akan berlangsung hingga 29 Mei mendatang.

Pemindahan kegiatan belajar dari sekolah ke rumah ini, sebagai upaya untuk menjaga jarak sosial, Mau tak mau membuat para orang tua mempunyai peran yang baru, yakni sebagai guru dadakan. Itu artinya, para orang tua lah yang menjadi garda terdepan untuk membimbing proses kegiatan belajar hingga pandemi ini berakhir.

Dengan segala keterbatasan yang ada, tidak mengherankan jika para orang tua menemui banyak kendala dalam pelaksanaannya. Tengok saja, hampir sebagian besar laman sosial media mengunggah suka dan duka para orang tua yang menjadi guru dadakan untuk membimbing anak-anaknya belajar di rumahnya masing-masing.

Tidak hanya jeritan hati atau duka yang dirasakan orang tua yang menjadi guru dadakan di rumah, namun tidak sedikit juga yang bersuka hati menjadi guru dadakan membimbing anak-anaknya belajar dari rumah. Nah, mau tahu apa saja suka duka belajar online saat pandemi corona?

Para orang tua memang tidak semuanya memiliki kesiapan untuk menjadi pembimbing belajar online untuk anak-anaknya. Tanggapan positif banyak dikemukakan, mulai dari kedekatan secara psikologis dengan anak lantaran membimbing secara langsung proses belajar online; mengetahui perkembangan akademis anak dan menumbuhkan kebersamaan serta membangun komunikasi yang baik dalam lingkungan rumah.

Bagi orang tua yang biasanya menganggarkan katering untuk bekal sekolah anak, saat ini bisa menghemat anggaran untuk dialokasikan kepada kebutuhan lainnya.
Meski begitu, tidak sedikit juga yang mengalami beberapa kendala sepanjang menjadi pembimbing dalam pelaksanaan belajar online di rumah, mulai dari kendala eksternal maupun internal.

Kendala eksternal lebih banyak didominasi oleh jaringan internet yang tidak mendukung ataupun kondisinya yang lemot. Bahkan di beberapa daerah banyak yang belum memiliki alat pendukungnya, seperti gadget, sehingga terpaksa mengandalkan warung internet untuk melaksanakan belajar secara online. Nah, tidak sedikit pula yang kemudian berakhir dengan bermain game online.

Kendala internal juga tak kalah banyak, mulai dari para orang tua yang mengaku kesulitan karena tidak memiliki penguasaan materi-materi pelajaran sekolah hingga anak yang kurang disiplin, karena mereka menganggap di rumah berarti libur.

Selain itu, perubahan suasana hati (moody) anak dalam belajar online juga menjadi hal penting lainnya yang perlu dijaga. Lantaran, tugas sekolah yang terlalu banyak sehingga menimbulkan rasa bosan anak. Sedangkan, belajar dengan metode ini membutuhkan daya tangkap yang cepat.

Disamping itu, dari sisi tenaga pendidik misalnya, dengan memberikan materi belajar online dianggap lebih sulit daripada tatap muka di kelas. Guru merasa kesulitan mengajak para siswanya untuk aktif, komunikatif bahkan di ruang diskusi yang sengaja diadakan.

Nah, bagaimana dengan kalian? Enak mana, belajar di sekolah atau belajar di rumah secara online?

Cerita Pilu Dua Anak Yatim yang Tak Mampu Beli Hp karena Sekolah Secara Online


Di saat pandemi virus Corona atau Covid-19 menyerang Indonesia, masih ada masyarakat miskin yang hidup merana. Penghasilan mereka yang pas-pasan setiap harinya makin berkurang mengingat pemerintah sudah mengimbau para warga untuk banyak beraktivitas di rumah.

Sudah setahun lamanya sejak sepeninggalan sang ayah, dua bersaudara ini menjadi yatim. Mereka adalah Neza Nava Aurelia dan Kailla Anastasya. Neza adalah anak pertama yang sekarang duduk di bangku kelas 2 SMP, sementara adiknya Kailla masih duduk di bangku SD kelas 6.

Diketahui, sebelum ayahnya meninggal, mereka tinggal di Kampung Gelgel, Kabupaten Klungkung Bali. Namun semenjak ayahnya meninggal mereka pindah ke Denpasar, dan kini tinggal bersama ibunya di sebuah rumah yang begitu sederhana, tepatnya di Jalan Pemogan, Banjar Panti Gede, Denpasar Selatan.

Sebelum virus Corona (Covid-19) mewabah, setiap hari mereka harus bangun lebih pagi. Usai salat subuh dan mandi, dua kaka beradik itu bersama-sama membantu sang ibu membuat gorengan seperti bakwan dan gehu. Setelahnya, mereka sama-sama pergi ke sekolah seraya membawa gorengan untuk mereka jual di sekolahnya masing-masing.

“Sambil ngumpet karena kebijakan sekolah yang melarang siswa berjualan di area sekolah. Sekarang jualannya berhenti dulu karena sekolahnya di rumah,” tutur sang Ibu  kepada pihak pengelola Rumah Yatim Cabang Bali, di Denpasar, Rabu (29/7/2020).

Usai pulang sekolah biasanya mereka sholat, makan, dan istirahat sebelum kembali menjalankan kegiatan selanjutnya. “Setelah mandi, jam 3 sore kami pergi mengaji sampai Isya,” imbuhnya.

Namun sejak pandemi Covid-19, kini kehidupan mereka berubah drastis. Tak ada lagi pergi ke sekolah dan berjualan gorengan, tentu hal ini menyebabkan salah satu mata pencaharian keluarga mereka hilang.

Namun beruntung mereka memiliki bibi yang baik dan punya usaha sablon, ia meminta Ibu dari kedua anak bersaudara itu untuk membantu usahanya.

Sementara itu, sejak Covid-19 mereka kini menjalani sekolah secara online. Namun sayang, di keluarga mereka hanya memiliki satu Hp, yaitu milik sang ibu. “Mereka sering kebingungan, karena tugasnya dua sementara Hp-nya satu. Karena mereka belum punya HP ,” tuturnya.

Selain terkenal sebagai anak yang baik dan berbakti terhadap keluarga, ternyata dua bersaudara ini dikenal anak yang pintar. Terbukti, di sekolahnya mereka selalu masuk ranking 5 besar.  “Mereka kadang peringkat 2 atau 3,” imbuhnya.

Atas kondisinya itu, pihak Rumah Yatim Cabang Bali memberinya bantuan beasiswa dhuafa, pada Kamis (24/7/2020) lalu. Melalui bantuan tersebut diharapkan sedikitnya bisa membantu mencukupi kebutuhan meraka. (ist)

Demi Belajar Online, Bocah SMP Jualan Kue ke Kota, Jaraknya 80 Km

Namanya Sultan Zihan (15), pelajar kelas IX SMP Negeri Salopa asal Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Meski namanya Sultan, kehidupannya tidak selalu mudah.

Sultan menghadapi kesulitan saat harus menyesuaikan cara belajar baru dengan sistem online di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Sultan terpaksa keliling kampung sambil berjalan kaki untuk menjual kue onde-onde.

Hal itu dia lakukan supaya bisa mengumpulkan uang untuk membeli ponsel.

Menurut Sultan, ponsel tersebut nantinya akan dipakai untuk belajar daring atau sistem online di masa Pandemi Covid-19.

Selama ini, Sultan harus menumpang dengan teman-temannya yang memiliki ponsel pribadi.

Kebutuhan ponsel semakin mendesak.

Apalagi Sultan akan menghadapi ujian akhir.

Dia bercita-cita untuk melanjutkan ke sekolah menengah kejuruan (SMK) di Tasikmalaya.

"Saya berjualan onde-onde keliling di Kota Tasikmalaya berjalan kaki. Saya berangkat di Salopa menumpang pakai motor teman saya. Motor disimpan di parkiran Dadaha, lalu saya berjalan kaki berjualan onde ke toko-toko dan warga kota," kata Sultan kepada Kompas.com, Senin (3/8/2020).
Menurut Sultan, setiap hari sekitar 200 buah onde-onde dibawa dari rumahnya setiap pagi.

Sultan baru kembali ke rumah pada sore hari.

Adapun jarak yang ditempuh cukup jauh.

Jarak dari rumah ke wilayah perkotaan Tasikmalaya sekitar 2 jam (lebih kurang 80km) apabila menggunakan motor.

Sultan mengaku baru 2 pekan terakhir berjualan onde-onde.

Tiap 1 buah onde dihargai Rp 2.000. Dari harga jual itu, dirinya mendapatkan keuntungan Rp 1.000.

"Kalau sehari, saya alhamdulillah bisa dapat Rp 200.000 keuntungannya. Kalau lagi beruntung, ada pembeli yang memborong bisa sampai beli 30 sampai 40 onde yang dibeli. Saya membawa onde dari orang lain," kata dia.

Selama ini, sang Ibu juga berjualan onde-onde. Namun, Ibunya hanya berjualan di wilayah Kecamatan Salopa saja, tidak sampai ke wilayah perkotaan.

Sedangkan, Ayahnya selama ini pun berjualan pemantik api secara eceran di wilayah Terminal Salopa.

"Saya coba membantu kedua orangtua untuk bisa membeli ponsel buat belajar online. Sekarang kan sudah beberapa bulan belajarnya tidak di kelas, tapi online di ponsel kalau sinyal bagus. Cuma saya belum punya Hp-nya. Mudah-mudahan saya berjualan onde di kota bisa mampu beli," ujar Sultan.

Seusai berjualan di kota, menurut Sultan, dia berusaha selalu membantu Ibunya untuk menyiapkan makan adik-adiknya.

Sultan selama ini bercita-cita ingin menjadi orang yang sukses dan berkecukupan seperti layaknya predikat sultan.

"Kalau saya sudah kaya dengan berjualan onde, saya mau bantu yang susah. Saya namanya Sultan Zihan Pak. Saya berusaha sembari giat belajar, tapi saya juga berjualan daripada bermain enggak jelas Pak," kata Sultan. (kmp)